Minggu, 04 Oktober 2015

Dampak kafein pada kehamilan


Apasih Dampak kafein pada kehamilan dan minuman yang banyak mengandung kafein? Kopi  adalah salah satu minuman favorit bagi sebagian orang, mulai dari kalangan anak-anak sampai yang lansia sekalipun gemar mengkonsumsi minuman berkafein satu ini. Tidak menutup kemungkinan ada sebagian ibu hamil yang gemar mengkonsumsi kopi atau bahan kafein lainnya.
Bolehkah wanita hamil itu minum kopi atau jenis minuman yang mengandung kafein ?

Pertanyaan ini sering ditanyakan sama ibu hamil yang gemar mengkonsumsi kafein, sebagian dari ibu hamil tersebut tidak tahu bahwa pada saat hamil tidak dianjurkan untuk minum kopi.
Sebelum melangkah lebih jauh, harus diketahui bahwa kafein memiliki efek stimulan dan diuretik.Ini berarti kafein dapat menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil (dapat memicu dehidrasi), serta meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung janin.
       Pada wanita hamil, kafein dapat pula mempengaruhi janin setelah dibawa oleh darah melalui plasenta. Karena tubuh janin masih dalam tahap pembentukan, kafein belum bisa dimetabolisme secara sempurna.
Efek kafein pada orang dewasa bertahan selama enam jam, tetapi dampak kafein pada wanita hamil, mungkin diperlukan waktu dua kali lebih lama sebelum efeknya menghilang.
Beberapa studi menemukan hubungan antara jumlah tinggi konsumsi kafein dan pembuahan yang tertunda. Wanita yang mengkonsumsi lebih 300 mg kafein per hari lebih mungkin mengalami penundaan pembuahan (kehamilan menjadi tertunda).
Dosis di bawah 300 mg per hari tampaknya menjadi tingkat konsumsi aman bagi wanita hamil atau yang ingin memiliki anak.
Beberapa penelitian juga menunjukkan peningkatan resiko keguguran pada wanita yang mengkonsumsi lebih dari 300 mg kafein per hari.
Banyak penelitian yang dilakukan pada hewan menyatakan kafein dapat menyebabkan cacat lahir, berkurangnya kesuburan, dan masalah reproduksi lainnya.
Meskipun banyak wanita memilih menghindari kafein sepenuhnya, para ahli percaya bahwa konsumsi kafein moderat (150 mg-250 mg per hari) tidak akan memiliki efek negatif pada kehamilan.
Namun, sementara sebagian besar wanita dan janin tidak mengalami efek negatif dari konsumsi kafein moderat, sensitivitas kafein bervariasi pada masing-masing individu ibu dan bayi.
Itu sebabnya, hindari makanan yang mengandung kafein seperti coklat, kopi dan yogurt. Pastikan untuk tetap terhidrasi dengan minuman seperti teh tanpa kafein, jus, dan air.
Selama masa kehamilan, lebih bijak untuk berhati-hati dan mengatur asupan kafein pada tingkat yang aman untuk menghindari efek negatif pada ibu dan janin yang diakibatkan dari dampak kafein pada kehamilan.              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar